Friday, February 20, 2009

Perkembangan Peranti Lunak di Kota Bandung





Opini

Sungguh membanggakan memang, mengetahui bahwa Indonesia, khususnya Kota Bandung memiliki potensi baru untuk dikembangkan, yakni industri peranti lunak (softwares) lokal. Sektor kreatif ini dikembangkan kebanyakan oleh anak muda, berumur antara 20 – 30 tahun. Mereka berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang memang menekuni program studi komputer di perguruan tinggi maupun belajar secara otodidak.

Pertumbuhan industri ini salah satunya dapat diamati dari kemampuan pasar untuk diekspor ke Amerika Serikat dan belahan dunia lainnya. Sektor ini juga bisa jadi menyerap sekiranya 81.000 tenaga kerja baru di tahun yang akan datang, dengan estimasi 1.100 pertumbuhan perusahaan baru.

Namun satu hal yang juga menjadi kendala saat ini adalah, tingginya aktivitas pembajakan peranti lunak saat ini. Bahkan bukan hanya perantinya yang dibajak, arsiteknya pun ikut “dibajak” oleh pihak asing. Seperti kenyataan bahwa sebagian besar lulusan berprestasi dari Teknik Informatika ITB (Institut Teknologi Bandung) memilih bekerja di luar negeri.

Harapan saya adalah agar di masa yang akan datang Pemerintah bisa bekerjasama dengan pihak swasta untuk mengembangkan sektor peranti lunak lokal ini melalui peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia), dukungan finansial, dan jaminan tenaga kerja. Niscaya semakin banyak hasil karya anak-anak Indonesia yang dipakai di seluruh dunia dan dapat pula mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, terutama bidang Telematika.


Yenny Kartika
1308019

No comments: